Cara riset Kata Kunci untuk pemula

Cara Riset Keyword yang sudah kami praktekan 8 tahun lebih

riset kata kunci

Riset Keyword adalah pondasi dari pekerjaan SEO yang anda lakukan. Tanpa proses riset keyword yang benar. Sangat kecil kemungkinan bagi anda untuk sukses mendapatkan trafik mengandalkan SEO Organik.

Sebagai Konsultan Jasa SEO seharusnya selalu memberikan masukan agar keyword klien yang dioptimasi benar-benar keyword yang layak untuk dioptimasi.

Nah, untuk memastikan anda melakukan riset keyword dengan cara yang benar. Pada kesempatan ini kami sudah menulis sebuah artikel Panjang terkait riset keyword ini.

Tentunya kami berharap tulisan ini benar-benar berguna bagi anda.

Head Keyword Vs Longtail Keyword

Untuk hasil yang maksimal. Anda harus memprioritaskan optimasi Longtail Keyword dibandingkan dengan Head Keyword. Selain persaingannya lebih rendah, longtail keyword cenderung lebih spesifik sehingga memiliki “search intent” untuk membeli atau melakukan sesuatu secara spesifik.

Longtail keyword biasanya terdiri dari 4 – 7 kata lebih perkeywordnya.

Contohnya :

Lontail Keyword : “Cara melakukan riset keyword untuk toko online

Head Keyword : “riset keyword

Head Keyword cenderung lebih umum dan tidak spesifik. Sehingga konversi dari keyword ini relatif rendah dibandingkan dengan longtail keyword.

Pada saat pengguna internet mengetikan longtail keyword di google, biasanya mereka sedang mencari solusi yang spesifik terkait masalah yang sedang mereka hadapi.

Berbeda dengan Head Keyword yang cenderung lebih umum. Bisa saja mereka sedang mencari arti dari keyword tersebut atau hanya sekedar ingin tahu tentang keyword tersebut. Head Keyword tidak memiliki “commercial intent” yang bagus.

Menariknya, longtail keyword tidak saja memiliki “search intent” yang bagus, tetapi cenderung lebih mudah untuk mendapatkan peringkat dihasil pencarian Google. Karena kompetisi di SERP lebih ringan dibandingkan head keyword.

Volume Pengunjung Vs Penghasilan, mana yang lebih penting.

Ada banyak klien SEO kami yang minta optimasi keyword tertentu dengan volume pencarian yang “wow” namun potensial penghasilannya sangat kurang.

Terkadang sebagian dari mereka mau diingatkan, namun sebagian yang lain lebih cenderung dengan keyword volume pencarian tinggi tersebut.

Misalnya :

Anda ingin optimasi keyword “usaha yang menjanjikan”. Saat ini volume pencariannya berkisar antara 60.000 hingga 65.000,- pencarian setiap bulannya.

Ini bukanlah jumlah yang sedikit. Akan tetapi, disisi lain ada keyword dengan jumlah pencarian bulanan yang relative sedikit, sebut saja keyword “jasa pindahan rumah Jakarta”, mungkin hanya berkisar antara 300 – 500 pencarian perbulan.

Namun, jika dibandingkan dengan baik. Kira-kira keyword mana yang memiliki potensi penghasilan yang lebih besar jika diasumsikan keduanya berhasil mencapai halaman 1 Google.

Jika 10% dari potensi pengunjung dari keyword “jasa pindahan rumah Jakarta” yang berhasil dikonversi menjadi pelanggan, kira-kira berapa potensi penghasilannya?

Inilah mengapa kami selalu menyarankan kepada setiap klien seo kami agar menargetkan keyword yang nilai “commercial intent”nya lebih baik.

Jangan hanya tergiur dengan volume pencarian. Karena itu hanyalah jebakan. Selain “commercial intentnya” lebih rendah, persaingannya juga sangat ketat.

Silahkan buktikan jika anda tidak yakin dengan kami.

Traffic Intent : Pasif Vs Aktif

Penting sekali bagi anda untuk mengetahui minat pengunjung anda saat mereka berkunjung ke website anda. Anda harus mengetahui apakah mereka siap untuk membeli sesuatu atau sekedar berkunjung untuk membaca konten anda dikomputer kantor mereka.

Ini artinya, setiap keyword yang akan dioptimasi perlu dipelajari secara mendalam. Apakah keyword tersebut memiliki search intent yang relevan dengan model bisnis anda atau tidak.

Pengunjung yang memiliki search intent dengan model bisnis anda, maka mereka kita sebut dengan Traffic Active. Sedangkan mereka yang tidak relevan kita sebutkan dengan Traffic passive.

Active cenderung lebih siap untuk membeli saat ini juga. Sedangkan passive, mereka cenderung hanya sekedar mencari informasi dan sama sekali tidak berminat untuk membeli sesuatu saat ini.

Beberapa ciri ciri keyword yang memiliki nilai “commercial intent” aktif diantaranya menggunakan beberapa kata berikut :

  • Diskon
  • Promo
  • Jual
  • Beli
  • Review
  • Terbaik
  • dan Harga

Sedangkan passive search intent cenderung sedang mencari pengetahuan atau informasi seputar sesuatu. Biasanya keyword yang mereka gunakan memiliki tanda seperti yang kami sebutkan dibawah ini :

  • Bagaimana cara
  • Panduan membuat
  • Belajar
  • Cara memasang
  • Apa itu
  • Kenapa
  • Siapa
  • Dan lain sebagainya.

Lalu, apakah ini berarti anda hanya diharuskan untuk menargetkan keyword dengan nilai “commercial intent” yang bagus?

Pada dasarnya tidak. Anda tetap saja boleh manargetkan keyword-keyword tersebut. Hanya saja, memprioritaskan keyword-keyword dengan nilai “commercial intent” yang bagus adalah pilihan yang sangat tepat.

Khusus bagi anda yang masih bingung bagaimana menyertakan keyword ke dalam artikel sehingga enak dibaca, silahkan baca juga tulisan kami tentang : Cara menulis artikel yang enak dibaca + informatif

Evergreen Keyword Vs Seasonl Keyword

Ini adalah bagian lain yang juga harus anda ketahui ketika ingin melakukan riset keyword. Anda harus bisa membedakan mana yang evergreen keyword dan mana yang seasonal keyword.

Evergreen keyword adalah keyword yang dicari orang sepanjang masa. Terkadang juga disebut dengan keyword abadi. Contohnya : Obat Asam urat.

Kenapa kami katakan keyword “obat asam urat” termasuk pada kategori evergreen keyword?

Karena sampai kapanpun selama dunia ini ada, akan selalu ada orang yang terjangkiti penyakit asam urat dan berusaha untuk sembuh darinya. Sehingga akan ada terus yang mencari informasi menggunakan keyword tersebut

Sedangkan Seosonal keyword adalah keyword yang ada masa expirednya. Ada masanya. Keyword ini cenderung memiliki batas waktu. Setelah batas waktunya lewat, maka keyword ini sudah tidak lagi yang mencarinya.

Misalnya keyword “peluang usaha 2018”. Mungkin pada tahun 2018 keyword ini cukup popular dan banyak yang mencarinya. Namun, karena saat ini sudah tahun 2019, maka tidak akan ada lagi pengguna internet yang akan mencari menggunakan keyword tersebut.

Maka, berhati-hatilah dalam memiliki keyword untuk anda optimasi menggunakan SEO.

Lalu, bagaimana cara kita menilai sebuah keyword?

Salah satu cara termudah untuk menilai sebuah keyword tersebut bernilai atau tidak adalah dengan melihat nilai PPC. Semakin besar nilai PPC menunjukan semakin banyak advertiser yang menargetkan keyword tersebut.

Jika keyword tersebut banyak ditarget, sangat wajar kita menduga kalua keyword tersebut sudah memberikan hasil yang memuaskan pada para advertiser tersebut.

Hal lain yang menentukan nilai dari sebuah keyword adalah CTR. Data ini bisa anda dapatkan jika anda menggunakan Google Adword. Namun, jika anda tidak menggunakan google adword, anda tetap bisa mendapatkan data ini dengan menggunakan Ahrefs berbayar.

Semakin tinggi CTRnya, maka semakin layak keyword tersebut untuk dioptimasi menggunakan SEO Organik. Karena, pada banyak kasus. Pengguna lebih suka menge-klik hasil pencarian organic dibandingkan dengan iklan. Ini bukan dugaan, tetapi fakta yang didukung oleh data.

Alat riset keyword

Oke. Kita sudah bicara banyak hal terkait komponen dasar sebelum melakukan riset keyword.

Mulai dari lontail keyword vs head keyword, volume pencarian vs potensi penghasilan, Search Intent hingga cara menilai sebuah keyword layak dioptimasi atau tidak.

Nah, sekarang kita akan masuk pada tahapan berikutnya. Alat apa yang bisa anda gunakan untuk melakukan riset keyword ini.

Ya, benar sekali. Kita tidak bisa melakukan riset keyword tanpa bantuan tool. Berbayar maupun gratisan. Misalnya untuk mengetahui volume pencarian, kita butuh tool khusus untuk mengetahuinya.

Sekarang silahkan simak beberapa alat riset keyword yang bisa anda gunakan.

1. Riset keyword dengan alat “Keyword Everywhere”

Tool riset keyword yang satu ini bisa anda gunakan secara gratis. Tool ini dibuat berupa Extension Chrome maupun Mozilla. Silahkan download extension ini di website Keyword Everywhere

Setelah download, anda bisa langsung install extension chrome ini.

Jika anda sudah berhasil install, selanjutnya jangan lupa untuk melakukan beberapa konfigurasi dasar agar sesuai dengan kebutuhan anda.

Silahkan lihat panduan seperti dibawah ini

Setelah berhasil installasi, kunjungi lagi alamat website : Keywordseverywhere.com dan klik “Get Free API Key”. Anda akan diarahkan kehalaman seperti yang terlihat dibawah ini

API Key Everywhere

Masukan alamat email valid dan centang “I agree to the Terms of Service & Privacy Policy” dan “I agree to sign-up for the monthly newsletter”, kemudian jangan lupa klik tombol “Email Me The Free API Key”

Cek API Key yang sudah dikirimkan via email. Untuk konfigurasi selanjutnya, klik icon “K” pada sudut kanan atas browser, maka akan muncul halaman seperti dibawah ini.

Pengaturan Keyword Everywhere

Masukan API Key yang sudah anda dapatkan dibagian form API Key. Kemudian klik “Validate”.

Khusus untuk anda yang berada di Indonesia, kami sarankan untuk memilih bagian countrynya “Global” karena memang belum ada yang khusus Indonesia.

Dibagian metrics, anda bisa centang bagian-bagian yang ingin dimunculkan saat anda melakukan riset keyword. Beberapa yang kami aktifkan adalah volume, CPC, Competition dan Highlight Volume > 1000

Jika proses pengaturan sudah selesai, anda bisa mencobanya dengan membuka www.google.co.id di tab browser yang baru. Ketikan keyword yang anda inginkan, misalnya kita ketikan keyword “cara riset keyword” maka akan muncul hasil seperti dibawah ini.

Cara riset keyword dengan Keyword Everywhere

Kita mendapatkan informasi volume pencarian : 590/month, CPC : Rp. 8443 dan Competition : 0.07 dan biasanya dibagian kanan dan bawah juga ada daftar keyword yang berhubungan dengan keyword ini.

Silahkan dicoba.

Ahrefs (Tool riset keyword berbayar)

Ahrefs adalah salah satu alat yang sangat powerful. Tidak saja untuk melakukan riset keyword, tetapi juga untuk keperluan lain. Seperti spy backlink kompetitor, konten dan lain sebagainya.

Jika anda punya budget yang cukup, kami sarankan untuk membeli versi premium dari tool ini.

Sebenarnya melakukan riset keyword menggunakan Ahrefs relatif lebih mudah. Namun, bagi anda yang masih bingung, mungkin artikel Cara riset keyword menggunakan Ahrefs ini bisa membantu anda.

SEMRush (Tool Berbayar)

Sama halnya dengan Ahref, SEMRush juga digunakan untuk melakukan riset keyword. Menggunakan tools ini anda bisa tahu keyword yang ditargetkan oleh competitor, sehingga anda bisa melakukan hal yang sama untuk mendapatkan hasil yang sama atau lebih.

Sayangnya, harga tool yang satu ini relative mahal. Sehingga tidak terlalu efektif kalau hanya digunakan untuk riset keyword doank. Kami sendiri jarang sekali menggunakan tools yang satu ini. Bukan karena tidak bagus, tetapi budgetnya yang terlalu tinggi, sementara kita bisa menggunakan tools powerful seperti Ahrefs.

Keyword Revealer

Alat riset keyword yang lain adalah keyword Revealer. Tool ini juga sangat bagus untuk menemukan keyword keyword potensial yang akan anda target untuk dioptimasi.

Harga tool riset keyword ini relative terjangkau untuk ukuran UKM Indonesia. Kami juga sangat menyarankan agar anda menggunakan tools ini.

Tool keyword revealer juga sangat mudah digunakan, sehingga tidak perlu kami buatkan pandua riset keywordnya secara khusus.

Memilah dan memilih keyword

Setelah anda berhasil menemukan keyword yang memiliki search intent relevan dengan model bisnis anda, selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilah dan memilih keyword mana yang akan dioptimasi terlebih dahulu dan bagaimana cara optimasinya di website.

Kami sendiri, saat sudah menemukan keyword yang akan dioptimasi, selanjutnya yang dilakukan adalah memilih keyword yang volume pencariannya paling banyak dan persaingan paling berat untuk dioptimasi dibagian homepage website.

Kenapa?

Karena pada sebuah website, homepage adalah halaman yang paling kuat. Sehingga sangat mungkin keyword kompetitif tersebut bisa diranking lebih cepat saat dioptimasi bagian homepagenya ketimbang halaman lain.

Sementara keyword-keyword yang lain bisa dioptimasi pada halaman khusus yang nantinya kita buatkan untuk masing-masing keyword tersebut.

Kesimpulan terkait Riset Keyword

Kita sepakat, riset keyword adalah pondasi dalam proses SEO. Jika pondasi ini rapuh, maka proses SEO yang anda lakukan sebenarnya juga dimulai dengan cara yang rapuh pula. Peluang gagalnya lebih besar.

Oleh karenanya, penting bagi anda untuk menginvestasikan waktu dan sebagian uang untuk menemukan keyword-keyword potensial sehingga benar-benar berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan usaha anda secara online.

Jika anda memilih keyword yang salah, maka sebenarnya anda memilih untuk gagal dalam proses SEO Organik.

Semoga artikel cara riset keyword yang benar bagi pemula ini bermanfaat untuk anda

Sumber : SEOPlatinum ID

Strategi SEO untuk domain baru

backlink berkualitas

SEO untuk domain baru

Kembali lagi kita belajar SEO (Search Engine Optimization), belajar SEO itu untuk siapa saja. Kali ini tentang strategi SEO untuk domain baru. Ketika Anda pertama kali meluncurkan website baru, itu sebuah batu tulis kosong di mata Google dan mesin pencari lainnya.

Tentu, search engine spider dapat mengumpulkan beberapa informasi tentang situs Anda dari konten dan kata kunci yang yang diterbitkan, tetapi pada awalnya, mereka tidak dapat secara efektif mengukur otoritas situs Anda berdasarkan kata-kata saja.

Seiring waktu, mereka akan membuat penentuan nilai berdasarkan sejumlah faktor yang berbeda, termasuk jumlah dan kualitas situs yang terhubung ke halaman Anda, jumlah link dan saham yang diterima situs Anda di situs jejaring sosial dan ratusan elemen lain yang masuk ke algoritma pencarian alami.

Tapi ketika situs Anda telah baru diluncurkan, Anda akan memiliki kesempatan belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengontrol bagaimana mesin pencari menghargai situs Anda, berdasarkan tindakan yang Anda ambil.

Cari ahli David Wood mengacu pada titik puncaknya sebagai “penghalang kepercayaan” antara Google dan situs Anda:

Mesin pencari seperti Google secara otomatis memasang dinding ketika mereka datang ke dalam kontak dengan situs baru. Ini seperti penghalang kepercayaan Anda hanya dapat menurunkan selama periode waktu

Untuk memaksimalkan potensi dari pada periode evaluasi, simak tips berikut tentang bagaimana menerapkan strategi SEO yang tepat untuk domain baru Anda:

#1. Mulailah proses SEO anda dengan benar

Bahkan sebelum Anda mulai berpikir melakukan proses link building, pastikan bahwa situs Anda sudah di optimasi dengan baik, terutama Onpagenya. Inilah yang harus dipertimbangkan:

Pilih nama domain terbaik untuk situs Anda.

SEOBook menawarkan banyak tutorial tentang memilih ini bagian penting dari real estate digital, yang bergantung pada tiga unsur penting: potensi branding, bagaimana orang mungkin akan link ke situs Anda dan bagaimana dengan mudah Anda akan bisa mendapatkan domain Anda peringkat.

Pastikan internal Anda sistem navigasi terstruktur sehingga setiap halaman dapat dicapai dalam waktu tiga klik. Ini membantu mesin pencari untuk menjelajah semua halaman Anda dan memastikan bahwa otoritas yang diberikan ke halaman Anda dari waktu ke waktu akan didistribusikan secara merata.

Tambahkan breadcrumb navigasi ke semua halaman. Selain meningkatkan struktur sistem navigasi internal Anda, menambahkan breadcrumbs untuk setiap halaman Anda meningkatkan pengalaman pengguna – pertimbangan besar untuk Google.

Mengoptimalkan konten yang ada. Pada awalnya, Anda mungkin tidak memiliki banyak konten di situs Anda, tetapi pastikan bahwa setiap halaman yang ada yang hadir pada peluncuran Anda telah dioptimalkan untuk memasukkan kata kunci penting dalam tag judul, judul, permalinks URL dan body copy.

Meningkatkan waktu loading situs Anda. Jumlah waktu yang diperlukan untuk memuat situs Anda memainkan peran yang semakin besar dalam peringkat yang SERPs, sehingga mengambil langkah yang diperlukan untuk membuat situs loading cepat-dari awal dengan mengompresi file gambar, menggabungkan fungsi Javascript ke dalam satu file dan menghilangkan putih ruang dalam kode situs Anda dan file CSS.

Pada tahap ini dalam pengembangan situs Anda, itu lebih penting untuk khawatir tentang memastikan hal-hal yang diatur dengan benar “di dalam rumahmu”. Jadi selain pertimbangan struktural yang tercantum di atas, itu juga penting untuk kata kunci yang Anda gunakan ke rekening.

#2. Lakukan riset keyword

Ketahuilah, website anda ditemukan dimesin pencari menggunakan kata kunci tertentu. Dan itulah alasan paling mendasar mengapa sangat disarankan untuk melakukan riset kata kunci terlebih dahulu sebelum memulai membuat konten website.

Hal yang paling mendasarkan untuk anda ketahui ketika melakukan riset keyword (kata kunci) adalah search intent, volume pencarian dan level kompetisinya.

Search intent adalah hal yang mendorong seseorang untuk menggunakan keyword tersebut. Volume adalah jumlah orang/pengguna yang menggunakan keyword tersebut setiap bulannya. Semakin banyak semakin bagus.

Baca juga:

Dan terakhir level kompetisi. Dengan mengetahui level kompetisi sebuah keyword, maka anda bisa mengukur kemampuan anda dalam memenangkan persaingan di SERPs Google.

Menentukan kata kunci kompetisi ideal Anda adalah sedikit lebih sulit. Meskipun banyak situs akan menyarankan bahwa Anda hanya mencari Google untuk kata kunci yang paling sesuai target dan kesulitan mengukur berdasarkan jumlah halaman yang bersaing yang muncul, pendekatan ini naif. Sebaliknya, penting untuk sepenuhnya menganalisa 10 hasil Top di Google untuk kata kunci target Anda, mengambil hal-hal seperti umur domain, PageRank, optimasi halaman dan link balik halaman ke rekening.

#3. Mulai dari yang kecil

Ketika anda masuk pada tahapan link building, maka anda harus memperhatikan kecepatan akuisisi backlink. Jangan memasang lebih dari 100 backlink perhari.

Angka 100 bukan angka fixed. Tetapi, lebih pada logika sederhana saja. Mungkinkah orang akan memberikan backlink pada website baru lebih dari 100 backlink dalam 1 hari?

Mungkin, tetapi lebih dekat pada mustahil.

Kalau kita merujuk pada apa yang dikatakan banyak praktisi SEO bahkan Konsultan SEO. Maka sebagian mereka hanyam menyarankan 10-100 backlink/hari. Walaupun kami sendiri tidak menyarankan anda untuk membuat backlink lebih dari 50 backlink perhari.

#4. Pastikan anda memasang link dari sumber berkualitas.

Anda bisa membeli backlink dengan harga relatif murah. Mulai dari $5 – $10 dengan jumlah  backlink 10.000 backlink.

Tapi, boro-boro memberikan sinyal positif pada google. Yang ada malah website anda terindikasi tindakan spam. Karena tidak ada website baru yang mendapatkan backlink hingga 10.000 backlink dalam waktu yang relatif singkat.

Kami menyarankan agar anda membuat pondasi backlink terlebih dahulu seperti backlink profile. Selanjutnya carilah sumber backlink berkualitas (backlink kontekstual).

Beberapa praktisi SEO menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk mendapatkan backlink kontekstual.

#5. Pahami SEO dengan benar

Akhirnya,kita semakin paham bahwa SEO bukanlah “set & forget” semacam ini. Siapa pun yang mengatakan bahwa SEO bisa dilakukan dengan teknik ini, maka sebenarnya ia sedang menyebarkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Jadi, saat domain anda masih berusia kurang dari 3 bulan. Luangkanlah waktu untuk mengoptimasi elemen-elemen yang dianggap penting oleh mesin pencari. Mulai dari  Onpage (konten, link internal, kecepatan website dll) dan Off Page (proses link building).

Jika anda melakukannya dengan benar dan konsisten sejak awal, maka anda akan melihat hasil yang sangat memuaskan beberapa bulan kemudian.

Untuk melakukan SEO dengan benar memang dibutuhkan pengetahuan yang utuh tentang SEO. Ada banyak sekali panduan SEO yang bisa anda baca dan ikuti diinternet. Sayangnya, seringkali mereka membahasnya sepotong-sepotong, ini membuat anda bingung.

Salah satu website yang membahas SEO dan anda bisa Belajar SEO disana adalah Kaffah Academy. Jika anda sungguh-sungguh mempelajarinya. Anda sudah tidak perlu lagi mengikuti Kursus SEO Berbayar yang hargana sangat mahal.

Tidak itu saja, anda juga bisa belajar membuat website profesional melalui website tersebut.

Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan ketika ingin optimasi domain baru. Mudah-mudahan bermanfaat.

3 Cara praktis mengukur tingkat Persaingan Keyword

Persaingan keyword

3 Cara Menilai Persaingan Keyword

Salah satu proses yang tidak bisa anda abaikan dalam proses SEO adalah riset keyword. Dan dalam riset keyword, analisa persaingan keyword menjadi faktor penting dan sangat berpengaruh pada keputusan anda nantinya.

Jika anda memutuskan untuk menggunakan jasa penulis artikel, pastikan juga anda sudah menyiapkan keyword yang sudah berhasil anda riset. Akan jauh lebih baik jika mereka sendiri yang bantu anda melakukan riset keyword dan sekaligus menulisnya untuk anda.

Anda harus memastikan kalau keyword yang anda pilih adalah keyword yang tepat dengan bisnis anda. Baik dari sisi volume pencarian, tingkat konversi serta tingkat persaingan keyword tersebut.

Kami sangat menyarankan agar anda memilih keyword yang memiliki tingkat persaingan yang tidak terlalu berat. Mungkin Mudah – Sedang bisa anda ambil. Namun, jika anda termasuk pemula dalam hal SEO, maka kami menyarankan agar memilih keyword yang memiliki kompetisi yang relatif mudah.

Atau jika anda tidak yakin dengan kemampuan anda dalam melakukan riset keyword, anda bisa menyewa jasa riset keyword. Biasanya penyedia jasa SEO juga menyediakan Jasa ini.

Tapi, jika anda ingin mencobanya sendiri, mungkin beberapa informasi dibawah ini penting untuk anda ketahui.

#1. Gunakan MozBar atau SEO Quake.

Dengan menginstal Extension ini kita bisa mendapatkan informasi metrik website secara realtime. Dan melalui data ini kita bisa melihat dan menilai apakah keyword yang kita target memiliki kompetisi yang mudah atau tidak.

Metrik yang paling umum digunakan untuk menilai sebuah kompetisi adalah Domain Authoriy (DA), Page Authority (PA), Trush Flow (TF) serta  Citation Flow (CF). Silahkan cari penjelasan tentang metrik diatas menggunakan google search

#2. Perhatikan judul dan topik konten.

Relevansi keyword dengan konten artikel adalah hal yang paling utama. Search engine berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menampilkan hasil dengan relevansi yang paling cocok.

Meski demikian, masih ada beberapa konten yang belum sesuai dengan keyword. Semisal keyword cara membuat sepatu untuk bayi, namun hasil pencarian menunjukkan “cara merawat sepatu dan membuat kotak sepatu”, “jual sepatu untuk bayi murah”, dan lain-lain sehingga dengan membuat konten yang sesuai dengan keyword tersebut kemungkinan besar Anda akan dapat berada di halaman pertama pencarian

#3. Periksa kualitas konten dan website.

Cara terakhir dalam menilai persaingan keyword adalah dengan memeriksa kualitas konten dan websitenya secara langsung. Perhatikanlah beberapa unsur yang ada dalam website tersebut, apakah sudah menerapkan teknik OnPage SEO dari judul artikel, meta-description serta struktur website tersebut.

Seperti dalam judulnya memuat keyword dalam urutan yang sama persis, meta-description mengandung keyword meski tidak dalam urutan yang sama, artikelnya cukup terperinci dan panjang, artikel memuat beberapa media berupa gambar atau video dan lain-lain.

Dengan demikian Anda dapat bertanya pada diri Anda sendiri, mampukah Anda membuat konten artikel website yang lebih baik dari ini?

Jika anda kesulitan dalam membuat konten yang berkualitas untuk menyaingi kompetitor anda, anda bisa menggunakan jasa penulis artikel, bahkan saat ini banyak juga penyedia artikel yang menawarkan riset keyword gratis.

Dengan mengikuti cara diatas, peluang anda untuk mendapatkan peringkat yang lebih bagus di mesin pencarian google akan lebih besar.

Semoga bermanfaat.

7 Sudut Pandang yang salah terhadap SEO

Kesalahan-SEO

Salah persepsi Terhadap SEO

Banyak orang yang masih gagal paham terhadap SEO. Berbagai pendapat bermunculan. Mulai di blog hingga di wall facebokk. SEO sulit, repot hingga sudah tidak work lagi. Nah, bagi anda relatif baru dengan dunia SEO, kami harap tidak terjebak oleh itu semua. Karena, sampai hari ini bisnis Jasa SEO masih sangat banyak di Indonesia. Ini membuktikan, trik ini benar-benar masih work hingga hari ini.

Berikut ini kami berikan pencerahan agar anda bisa melihat SEO dari sudut pandang yang tepat.

#1. Harus Jadi Pakar SEO, baru bisa ranking

Anda tidak perlu menjadi seorang ahli untuk mendapatkan hasil yang baik dengan menggunakan metode SEO dalam mendapatkan pengunjung ke blog/website bisnis.

Bahkan, siapapun yang sudah memahami konsep dasar SEO dengan baik dan kemudian mempraktekannya secara konsisten, maka sangat mungkin sekali mereka mendapatkan peringkat yang bagus di google.

SEO itu sebenarnya sangat sederhana, hanya sebatas beberapa hal berikut:

  • Target Kata kunci yang anda rasa mampu untuk mendapatkan peringkat
  • Membuat konten (artikel, video dan gambar) yang lebih optimal dan bagus dibandingkan dengan website yang sudah ranking halaman 1 saat ini.
  • Dapatkan backlink berkualitas, relevan serta berikan sedikit social signal
  • Pastikan website anda memiliki loading yang cepat, konten terstruktur serta menyenangkan para pembaca anda.

#2. Dibutuhkan banyak waktu & sumber daya untuk mendapatkan ranking di Google Search

Sebenarnya pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Walaupun juga tidak sepenuhnya juga salah. Terkadang memang kita butuh waktu dan sumber daya yang cukup banyak untuk memenangkan persaingan di SERPs Google.

Dilain kesempatan, kita justru tidak membutuhkan banyak sumber daya. Karena, kata kunci yang kita target memiliki kompetisi yang rendah. Jika anda pemula, maka kami sarankan mencari keyword pada bagian kedua ini.

#3. SEO sudah tidak Work lagi.

Menurut saya, pendapat ini sangat konyol. Karena, sampai hari ini banyak orang yang mendapatkan ribuan dollar dengan mengandalkan SEO. Jadi yang work itu seperti apa ?

Saya sendiri, memperoleh lebih dari 200 juta tahun lalu, hanya mengandalkan SEO saja. Bagaimana dengan anda. Apakah percaya mereka atau orang yang sudah memberikan bukti.

4. SEO satu-satunya sumber traffic

Mungkin anda sangat suka dengan SEO. Selain pekerjaan yang mengasyikan, SEO juga mendatangkan pendapatan yang besar bagi banyak orang. Tapi ingat! para pebisnis menyarankan kita untuk tidak meletakan telur dalam satu keranjang.

Ini artinya, jangan hanya mengandalkan SEO saja. Jika anda mampu dan memiliki waktu, cobalah untuk mempelajari pemasaran menggunakan sosial media seperti facebook dan instagram. Anda bisa juga mengandalkan Email Marketing.

Dengan memiliki sumber traffik yang bervariasi, anda akan mendapatkan sumber income yang tak terbatas dari berbagai arah.

5. SEO butuh waktu lama banget.

Anda benar. SEO memang membutuhkan waktu yang cukup lama jika dibandingkan dengan iklan facebook dan instagram.Rata-rata 6 – 8 bulan anda baru bisa melihat hasil dari SEO yang anda lakukan.

Namun, jika anda memilih keywpord yang tepat, biasanya anda hanya butuh waktu 1 – 3 bulan saja. Beberapa waktu lalu saya mampu mendapatkan peringkat dengan pencarian bulanan 450.000 pencari dalam waktu 1 minggu. 🙂

Saya yakin, anda juga bisa.

6. SEO beresiko pinalti dari Google

Jika anda menjadikan konten yang berkualitas dan pembaca sebagai sesuatu yang penting dan prioritas, saya rasa anda tidak perlu khawatir dengan pinlati. Dan itulah yang dilakukan oleh blog-blog authority.

Namun, jika anda tidak memiliki konten yang berkualitas sehingga pengalaman penggunanya buruk, tetapi anda mendorong website anda ke halaman 1 google dengan backlink yang tidak terlalu bagus, maka pada perlu khawatir dengan hukuman dari google.

Menurut saya, ada beberapa hal yang membuat website maupun blog anda berpeluang mendapatkan pinalti dari google.

Menggunakan backlink spam

Menggunakan teknik-teknik blackhat seo seperti hacking dan cloaking.

Pengalaman pembaca di website anda sangat buruk, biasanya ditunjukan oleh bounce rate yang terlalu tinggi. Menurut saya diatas 95% itu sangat berpeluang mendapatkan pinalti.

 

Jadi, jika anda bisa membuat konten yang bagus sehingga pembaca anda senang, maka anda tidak perlu khawatir dengan pinalti google.

7. SEO dan Algoritma Google selalu berubah

Memang benar, Google selalu berusaha untuk merubah algoritmanya untuk terus lebih baik dari bulan ke bulan. Dari tahun ke tahun. Tapi, bukankah semua kita harus berubah untuk bisa tumbuh dan besar?

Walaupun SEO dan Algoritma berubah, sebenarnya prinsip-prinsip dasar SEO tidak pernah berubah. Sejak dulu seperti itu.

Jika anda belum yakin, coba anda pahami dan renungi rumus sederhana dibawah ini. Mungkin saja berguna untuk anda

Konten yang bagus + pengalaman pengguna yang baik + Link berkualitas = Hasil yang baik/memuaskan (Ranking yang bagus)

Semoga bermanfaat.